Warta

Menjaga Solidaritas: PMII Komisariat STIT Al-Khairiyah Masa Khidmat 2025-2026 Resmi Dilantik

Menjaga Solidaritas: PMII Komisariat STIT Al-Khairiyah Masa Khidmat 2025-2026 Resmi Dilantik. (Foto: Aktivis Autentik)
Aktivis Autentik - Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) dan Korps PMII Putri (KOPRI) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah masa khidmat 2025-2026 mengadakan pelantikan, upgrading dan rapat kerja. Kegiatan tersebut diadakan di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cilegon pada Sabtu, (10/01/2026).

Dengan mengusung tema 'Merawat Nalar Kritis Memperkokoh Basis Menuju PMII yang Berintegritas dan Berdikari'. 

Acara tersebut dihadiri oleh ketua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon, H. Erick Rebiin dan berbagai organisasi mahasiswa, baik internal maupun eksternal kampus. 

Dalam sambutannya, H Erick Rebiin selaku ketua PCNU Kota Cilegon, mengucapkan selamat kepada pengurus komisariat yang terpilih dan bisa berkolaborasi dengan PCNU Kota Cilegon. 

 "Selamat dan sukses kepada sahabat Mujtaba yang telah menjabat sebagai ketua umum PK PMII STIT Al-Khairiyah, semoga ke depannya bisa berkolaborasi di lembaga-lembaga yang ada di PCNU Kota Cilegon," katanya. 

Selanjutnya, Nadiya Aprilia selaku Ketua Cabang PMII Kota Cilegon, berharap PMII Komisariat STIT Al-Khairiyah selalu berkembang dan terus solid hingga akhir kepengurusan. 

"Semoga PMII Komisariat STIT Al-Khairiyah lebih solid lagi ke depannya dan terus berkembang dan saling bahu membahu demi solidaritas dan kekompakan, sehingga terus eksistensi dalam kepengurusannya," katanya. 

Selain itu, Ketua Komisariat terpilih, Mujtaba, berharap di kepengurusannya bisa membawa hal baik dan positif untuk orang banyak. 

"Harapan saya, semoga di dalam estafet kepengurusan PMII ini selalu solid ke depan dan Komisariat PMII STIT Al-Khairiyah menjadi agen perubahan, baik dalam organisasi atau masyarakat. Mampu membela kaum mustadh'afin di dalam masyarakat yang dilandasi dengan 4 pilar yang diajarkan Islam ahli Sunnah Wal Jamaah. Mampu mencetak kader yang kritis sehingga disaat kebijakan-kebijakan atau isu-isu bisa mampu bersuara dan bisa berkontribusi sesuai tujuan daripada PMII," harapannya.

Terakhir, Yunisa selaku Ketua KOPRI Komisariat STIT Al-Khairiyah terpilih perdana, berharap KOPRI bukan hanya sekadar pelengkap tetapi sebagai mitra PMII yang memiliki peran penting di organisasi.

"Harapannya KOPRI di PK PMII STIT Al-Khairiyah ini bukan hanya sebagai pelengkap struktural, tetapi benar-benar memberi wadah dan ruang untuk perempuan, untuk jadi perempuan yang kritis, berdaya, berakhlak serta punya peran strategis dalam kampus maupun masyarakat," harapannya.

0 Komentar

Cari Sesuatu di Sini

Close