Warta

Peringati 16 HAKTP KOPRI PMII Universitas Pamulang Gelar Mimbar Bebas

Peringati 16 HAKTP KOPRI PMII Universitas Pamulang gelar Mimbar Bebas/Foto: Aktivis Autentik
Aktivis Autentik - Dalam rangka memperingati 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16HAKTP) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) PK PMII Universitas Pamulang Sukses menggelar mimbar bebas di Alun-alun Pamulang Kota Tangerang Selatan, Ahad (09/12/2024).

Momen ini adalah waktu yang tepat bagi kita semua untuk merefleksikan peran dan kontribusi kita. Dan kegiatan ini menjadi wadah bagi berbagai kalangan untuk menyampaikan aspirasi dan pandangan terkait isu-isu perempuan serta tingginya angka kekerasan terhadap perempuan.

Kita tahu bahwa angka kekerasan terhadap perempuan masih sangat tinggi, baik di ranah domestik, institusi, maupun publik. 

Menurut data statistik dari SIMPONI PPA, angka kekerasan terhadap perempuan mencapai 21.806 Korban.

Oleh karena itu, sebagai bagian dari organisasi perempuan yang peduli terhadap keadilan dan kesetaraan gender, kita harus terus berupaya menyuarakan hak-hak perempuan, memberikan edukasi yang meluas, serta menjadi pendukung aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan.

"Kami ingin suara perempuan didengar," ujar Ulin Puspa, Ketua KOPRI PMII Komnivpam saat membuka acara mimbar bebas.

Di Alun-alun Pamulang menjadi saksi bisu semangat juang dalam menyampaikan aspirasinya. KOPRI PK PMII Universitas Pamulang berhasil menyedot perhatian publik dengan menggelar mimbar bebas dengan mengadakan kegiatan aksi pembacaan orasi dan puisi dari setiap anggota dan kader KOPRI PK PMII Universitas Pamulang. Serta simbolis bagi-bagi Pita berwarna ungu, menandakan kesadaran bersama milik kita semua untuk bilang stop Kekerasan dalam bentuk apapun itu.

"Mari kita jadikan mimbar bebas ini sebagai ruang untuk menguatkan solidaritas, menyuarakan keadilan, dan mendorong perubahan nyata. Melalui kegiatan ini, saya berharap dapat mendorong terciptanya masyarakat yang lebih adil dan berkesetaraan serta sadar bersama akan hadirnya kita di sini untuk menyuarakan yang di bungkam dan sadar bersama terhadap isu-isu perempuan. Kita tidak boleh berhenti sampai di sini, melainkan harus terus bergerak bersama untuk menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan," harap Ulin Puspa.

Penulis: Syarifah Ningtias

2 Komentar

  1. Mantab bergerak terus wadah pergerakan yg Progresif💛💙🔥🌻

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gasss, tetap nyalakan semangat yang membara dalam diri kader PMII,

      Hapus

Cari Sesuatu di Sini

Close