![]() |
| Kolaborasi PMII Rayon Kebangkitan dengan MI Sabilillah Lamongan/Foto: Aktivis Autentik |
Program kebangkitan mengajar tersebut sengaja dirancang dengan menyesuaikan latar belakang mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang rata-rata outputnya adalah sebagai seorang guru.
Adapun MI Unggulan Sabilillah Lamongan menjadi lokasi yang dipilih dalam pelaksanaan program kebangkitan mengajar yang akan berlangsung sejak tanggal 21 Juli hingga 4 Agustus 2023 mendatang yang diikuti oleh kader PMII Rayon Kebangkitan itu sendiri.
Ketua Rayon PMII Kebangkitan mengatakan kalau program yang dicanangkan sangatlah penting, karena bisa menjadi bekal awal dalam proses belajar menjadi seorang pendidik yang sesungguhnya.
"Kebangkitan Mengajar diadakan sebagai branding yang dirasa itu sangat penting untuk pengantar dan mencari pengalaman sebelum terjun ke dunia pendidikan," kata Afifatun Amali.
Afifatun, sapaan akrabnya menjelaskan tentang ruang lingkup kinerja program kebangkitan sebagaimana pada umumnya yang dilakukan di dalam sekolah, dengan tetap memegang teguh tri motto PMII.
"Program yang ditawarkan antaranya asistensi mengajar, jam tambahan, ngaji, dan ekstrakurikuler. Hal ini juga bentuk nyata zikir, pikir, amal saleh sebagai bentuk nyata pergerakan dan perubahan," paparnya.
Afifatun berharap apa yang telah menjadi program kepengurusan saat ini nantinya dapat dilanjutkan oleh kepengurusan selanjutnya, supaya menurutnya programnya ada tindak lanjut dan tidak berhenti pada satu kepengurusan saja.
"Karena ini kegiatan perdana yang merupakan branding serta bekal dari kebangkitan, harapannya semoga di periode selanjutnya bisa terus progresif dan meneruskan kebangkitan mengajar ini," pungkasnya.

0 Komentar