Warta

PC PMII Pekalongan 2026-2027 Resmi Dilantik, Menuju Organisasi Digdaya Berkelanjutan

PC PMII Pekalongan 2026-2027 Resmi Dilantik, Menuju Organisasi Digdaya Berkelanjutan. (Foto: Aktivis Autentik)
Aktivis Autentik - Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) masa khidmat 2026-2027 resmi dilantik pada Kamis (30/04/2026) di Aula Sekretariat Kabupaten Pekalongan. Selain prosesi pelantikan rangkaian acara ini juga diisi dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan momentum halal bihalal bersama para alumni.

Kegiatan pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Abdul Munir, unsur Forkopimda seperti Kapolres Pekalongan dan Komandan Dandim 0710 Pekalongan, serta jajaran pemerintah daerah. Hadir pula tokoh akademisi, organisasi kemasyarakatan, organisasi kemahasiswaan lain, serta undangan dari jajaran komisariat di bawah naungan PC PMII Pekalongan.

Nakhoda baru PC PMII Pekalongan, Ahmad Nur Khozin, dalam sambutan perdananya membedah pentingnya internalisasi trilogi PMII zikir, pikir, dan amal saleh sebagai identitas kader.

“Rumusan tersebut bukan sekadar jargon, tetapi menjadi nilai filosofis PMII dalam mewujudkan kader sebagai insan ulul albab,” ungkap Khozin.

ia juga menyoroti tantangan era pasca-kebenaran yang menuntut kepekaan nurani. Ia menegaskan bahwa setiap kader wajib menjadi motor perbaikan di tengah masyarakat.

“Momentum pelantikan ini tidak hanya seremonial, tetapi menjadi peneguhan nilai dalam memperjuangkan khittah pergerakan,” tegasnya

Semangat kolaborasi juga ditekankan oleh Ketua PKC PMII Jawa Tengah, Ahmad Farichin, mendorong peran PMII sebagai mitra strategis sekaligus kritis bagi pemerintah.

“PMII harus mampu mengiringi perkembangan zaman, menjadi organisasi yang adaptif, serta mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah di masing-masing daerah,” tuturnya.

Senada, Ketua Umum PB PMII, M. Sofiyullah Cokro, menekankan pentingnya transformasi dan pengabdian kolektif. 

"Kesampingkan dulu kepentingan pribadi. Fokuskan cita-cita pada tujuan organisasi PC PMII Pekalongan, yakni mewujudkan transformasi,” tegasnya kepada para pengurus baru.

Dari sisi pembina, Ketua Mabincab PMII Pekalongan, Zaenal Mustakim, Mengingatkan bahwa kepengurusan adalah ruang pengabdian.

 “Jabatan itu bukan siapa yang paling berkuasa, tetapi siapa yang paling bisa berkhidmat untuk organisasi,” pesannya sembari menekankan pentingnya penguatan ideologi dan integritas.

Sebagai penutup, Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, menaruh harapan agar PMII terus berakselerasi dan memberikan sumbangsih pemikiran bagi daerah. 

"Saya berharap PMII bisa melakukan percepatan-percepatan, serta menjaga keberlangsungan program agar tetap memberi manfaat secara berkesinambungan dan adaptif,” pungkasnya.

Pelantikan ini menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk membawa PC PMII Pekalongan menjadi organisasi yang semakin digdaya dan berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa depan.

Penulis: Muhammad Maelal Marom. Koordinator Biro Media Komunikasi dan Informasi PMII Komisariat Ki Ageng Ganjur UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan 2025/2026.

0 Komentar

Cari Sesuatu di Sini

Close