![]() |
| Perkuat Kesadaran Gender, KOPRI Makhdum Ibrahim Gelar Sekolah Islam Gender ke-IX. (Foto: Aktivis Autentik) |
Mengusung tema “Islam Berkeadilan Gender: Islam sebagai basis Gerakan Intelektual Kader menghadapi tantangan Gender masa kini”, kegiatan ini menjadi kaderisasi formal wajib di tingkat KOPRI.
Ketua KOPRI Makhdum Ibrahim, Geubrina Firdaus, menyampaikan bahwa tema yang diusung menjadi spirit ruang kaderisasi yang membentuk cara pandang kritis terhadap isu-isu gender yang berkembang.
“Islam hadir bukan sebagai legitimasi ketimpangan, melainkan sebagai nilai pembebasan yang menjunjung tinggi keadilan dan kemaslahatan,” terangnya.
Ketua Komisariat Makhdum Ibrahim Tuban, Muhammad Abdul Mubin, menambahkan bahwa forum seperti ini diharapkan mampu melahirkan kader yang berkualitas.
"Saya harapkan dengan adanya forum SIG seperti ini mampu dimanfaatkan dengan baik untuk mendapatkan pengetahuan dan mampu menumbuhkan kesadaran bahwasanya perempuan harus berani bersuara,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu alumni PMII Makhdum Ibrahim, Wawan Purwadi, menyampaikan masih terdapat ketimpangan struktural yang berakar pada budaya patriarki, terutama dalam sektor ekonomi, industri, dan pengambilan kebijakan.
"Perempuan kerap menjadi Market domestik, budaya patriarki dalam sektor besar," tegasnya.
Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua KOPRI Cabang Tuban, Sahabati Septiana Putri, kemudian ditutup dengan doa serta sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen KOPRI Makhdum Ibrahim dalam membentuk kader perempuan yang berintelektual, berkeadilan, dan mampu menjawab tantangan zaman.
.png)
0 Komentar