![]() |
| Jhon Qudsi mengaku sebagai temannya sahabat-sahabati PMII Komisariat Universitas Islam Zainul Hasan Genggong/Foto: Aktivis Autentik |
Sering kali saya diajak ke acara PMII walaupun sebatas penonton dan pendengar. Jiwa aktivis yang kritis dari mereka membuat saya tertarik pada organisasi PMII. Terlebih, saya cinta kepada Mahbub Djunaidi. Tentu, pergaulan saya dengan sahabat-sahabati sekalipun saya tidak kuliah, menjadikan saya latah sok PMII padahal cuma nebeng ilmu.
Hal ini menjadikan saya intens bergaul, berdialog, dan berdiskusi dengan PMII UNZAH dan juga di luar. Ya, kalau boleh saya menyimpulkan kemungkinan pergolakan intelektual itu dapat menularkan virus aktivisme sehingga saya kadang sering dituduh kuliah atau anggota organisasi PMII, hahaha.
Selamat untuk Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Universitas Islam Zainul Hasan Genggong yang telah melaksanakan Pelatihan Kader Dasar ke-XXIII. Kegiatan tersebut merupakan momentum penting bagi gerakan Islam moderat di UNZAH. Agar terus mendorong pemikiran inklusif dan dialogis, diharapkan peta gerakan Islam di Indonesia akan semakin mengarah pada kemajuan yang lebih baik dan harmoni sosial. Supaya menjadi bukti nyata bahwa gerakan Islam di Indonesia terus berkembang dan beradaptasi demi menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.
Pelatihan Kader Dasar (PKD) XXIII PK PMII UNZAH diadakan pada tanggal 4-7 Juli 2024 di Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama yang bertempat di Maron. Menurut saya, acara ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat pemahaman dan peran kader-kader sahabat-sahabati PMII dalam peta gerakan Islam di Indonesia.
Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki keragaman aliran dan organisasi Islam yang cukup kompleks. Gerakan Islam di Indonesia tidak monolitik; mereka terdiri dari berbagai kelompok dengan ideologi dan pendekatan yang berbeda-beda, mulai dari yang konservatif hingga progresif. Seiring waktu, gerakan-gerakan ini terus beradaptasi dengan perubahan sosial dan politik yang terjadi di dalam negeri maupun di tingkat global.
Tepat sekali PKD PMII PK UNZAH ke-XXIII tahun ini memilih tema: "Inna Jailun filardi Khilafah." Hal ini merupakan bagian dari konsep yang sering menjadi perdebatan dalam peta gerakan Islam, yaitu konsep khilafah atau kepemimpinan dalam Islam. Konsep ini berasal dari ayat Al-Qur'an, "Inna Jailun filardi khilafah," yang artinya "Aku akan menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Ayat ini sering kali diinterpretasikan sebagai perintah untuk menegakkan pemerintahan yang berdasarkan syariah Islam. Namun, implementasi dan pemahaman tentang konsep khilafah ini sangat bervariasi di antara berbagai kelompok Islam.
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia sebagai salah satu organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia memiliki peran penting dalam peta gerakan Islam. PMII tidak hanya berfokus pada pengembangan intelektual anggotanya tetapi juga aktif dalam berbagai gerakan sosial dan politik. Dalam konteks ini, PMII telah memperjuangkan moderasi dalam beragama dan mendorong pemahaman Islam yang inklusif, rahmatan lil 'alamin.
Saya hanya menerka-nerka karena tidak terlibat secara langsung. Kemungkinan selama empat hari para peserta akan diajak untuk mendalami berbagai materi yang meliputi sejarah dan perkembangan gerakan Islam, pemahaman tentang khilafah, serta strategi untuk menghadapi tantangan kontemporer. Nantinya, para narasumber yang notabenenya dari alumni dan senior PMII akan berbagi pengalaman dan wawasan mengenai pentingnya moderasi dan inklusivitas dalam gerakan Islam.
Besar harapan saya hanya mampu berdoa. Semoga dari pelatihan tersebut dapat mencetak kader-kader PMII Komisariat UNZAH yang memiliki pemahaman yang kuat tentang ajaran Islam serta bisa beradaptasi dan berkontribusi dalam masyarakat yang semakin kompleks dan plural. Melalui pelatihan tersebut, para sahabat-sahabati PMII kader dapat menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai Islam yang damai dan toleran dalam kehidupan sehari-hari. Amin ya robbal alamin.
Penulis: Jhon Qudsi mengaku sebagai temannya sahabat-sahabati PMII Komisariat Universitas Islam Zainul Hasan Genggong.

0 Komentar